Untuk Memutus Penyebaran Virus Corona, Pemko Pekanbaru Imbau Para Pedagang di Pasar Ikut Rapid Test

- 28 Juni 2020, 18:25 WIB
Para petugas medis saat menjalankan rapid test kepada pedagang dan warga di Pasar Agus Salim Kota Pekanbaru.

FIXPEKANBARU.COM - Ternyata masih banyak pedagang yang enggan untuk mengikuti rapid test massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Sasaran rapid test massal ini adalah Orang Dalam Pemantauan (OPD) yang tercatat di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Maisel Fidayesi, Minggu (28/6/2020).

Menurutnya, ada 254 warga yang ikut swab dan 160 warga menjalani rapid test di Pasar Agus Salim.

Selain ODP, pedagang dan pengunjung pasar diarahkan untuk melakukan rapid test dan swab. Tim mendirikan tenda di kawasan Pasar Agus Salim. Petugas yang melakukan pemeriksaan juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

"Dari hasil rapid test tersebut semua non reaktif. Sementara untuk hasil swab, Senin atau Selasa baru bisa dilihat," terang Maisel Fidayesi.

Dia menyebutkan, rapid test dan tes swab di fokuskan di pusat keramaian untuk menjaring Orang Tanpa Gejala (OTG) yang positif Covid-19.

"Upaya kami untuk temukan, obati, dan sembuhkan (TOS). Sampai saat ini tes masih berjalan. Sudah 150 orang yang mengikuti rapid test, dan hampir 200 orang yang sudah di tes swab," katanya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru bersama Diskes Provinsi Riau menyediakan 300 alat rapid test dan 300 alat swab di tempat tersebut.

"Masih banyak pedagang yang enggan untuk ikut. Ini yang harusnya kita berikan edukasi. Kita berikan pemahaman kepada mereka, bahwa rapid test ini merupakan salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19," ujar Maisel Fidayesi.**

Halaman:

Editor: A Rizal


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X